13 Januari 2010

Tour n Trekking ex jalur ka Temanggung - Magelang - Jogja


Oke. coba liat gambar di samping kanan. Menakjubkan bukan. padahal kenyataannya jembatan ka yang melintasi sungai Progo di samping ini sudah tak digunakan lagi. ya jembatan tersebut terletak di gerbang masuk kota Temanggung, dan merupakan bagian dari jalur mati ruas Parakan -Temanggung - Magelang -Jogjakarta sungguh.. ironi. Sebenarnya, masih banyak aset2 yang terbengkalai di ruas jalur tersebut bahkan tak bersisa. meski begitu, masih bisa kita temukan sisa - sisa peninggalan kereta api di jalur ini. seperti bangunan stasiun, bongkahan rel, sinyal, atau rangka jembatan seperti gambar di atas. di tour n trekking yang aku lakukan hampir 3 tahun yang lalu, aku berhasil menemukan bangunan bekas stasiun yang masih utuh, meski sebenarnya tak sepenuhnya utuh. Stasiun stasiun yang berhasil kutemukan yaitu: Stasiun Parakan, Stasiun Temanggung, Stasiun Magelang kota (hanya gudangnya saja dan sekarang menjadi kompleks area terminal angkot Kebonpolo), dan Stasiun mertoyudan. Beberapa dari stasiun bekas tersebut telah beralih fungsi seperti Stasiun Mertoyudan dan stasiun Temanggung. menurut sumber yang terpercaya yaitu Kakek dan Nenekku yang merupakan orang asli Temanggung dan Magelang, kemungkinan besar Bangunan Stasiun Temanggung kini berubah fungsi menjadi kantor Dinas Pendapatan Kota Temanggung., sedangkan stasiun mertoyudan mungkin menjadi gudang. namun kesemua stasiun tersebut masih menjadi aset milik PT Kereta Api Indonesia.

3 kilometer di sebelah selatan pusat kota Magelang terdapat sebuah desa atau lebih tepatnya kelurahan bernama Mertoyudan. Kelurahan tersebut dilalui oleh jalan Raya Magelang - Jogja. persis di sebelah Timur dari Jalan, anda akan melihat sebuah sinyal tua seperti pada gambar di samping. Jika anda terus berkendara ke arah selatan (arah Jogjakarta) tak sampai 2 menit anda akan melihat bangunan stasiun Mertoyudan. Bangunannya lengkap dengan papan nama bertuliskan Mertoyudan 343m. seperti layaknya stasiun yang masih operasional. Namun, papan nama tersebut kini telah raib. hal itu saya sadari ketika saya mengunjungi stasiun tersebut Lebaran kemarin.
(tampak bawah: Stasiun Mertoyudan)

Berbeda dengan stasiun lainnya yang berada di tepi Jalan Raya antar-Kota, Stasiun Parakan terletak agak ke pinggiran kota kecamatan Parakan. namun arsitek bangunan stasiun Parakan sangat unik, berbeda dengan stasiun lainnya di jalur mati ini. Bentuknya yang unik didukung oleh warna cat yang menarik yaitu pink. hal ini membuat bangunan menjadi lebih eksotik.pokoknya bagus.(tampak pada gambar di atas)

Bagi anda para pecinta Kereta Api atau penikmat sejarah atau traveler, tak ada salahnya untuk menjadikan tour n trekking jalur mati ini sebagai alternatif liburan. selain akan kaya akan sejarah, anda juga akan menikmati hijau dan asrinya lingkungan Jawa Tengah, terutama di sekitar Temanggung dan Parakan.

Tambahan: (above) Gudang bekas Stasiun Magelang Kota beserta 1 gerbong yang telah dimonumenkan

2 komentar:

  1. hai kawan.. railfans kah?
    saya boleh minta gambar st.mertoyudan? kalo berkenan saya juga minta nama lengkapnya juga, biar saya cantumin di foto, biar saya gak dikira plagiat :)
    contact me at czesar7227@yahoo.co.id

    BalasHapus
  2. sory2 uda lama vakum di Blog.hehe, iya railfans,, oke entar dikirim, namanya nanti juga ta'sertain di emailnya..oke2?

    BalasHapus